Home berita Tiga Siswa SMAN 1 matauli Pandan Diterima di Universitas Indonesia Jalur Prestasi

Tiga Siswa SMAN 1 matauli Pandan Diterima di Universitas Indonesia Jalur Prestasi

373
0
SHARE
Tiga Siswa SMAN 1 matauli Pandan Diterima di Universitas Indonesia Jalur Prestasi

Keterangan Gambar : Kepala SMAN 1 matauli Pandan, Murdianto bersama ketiga siswa yang di terima Universitas Indonesia lewat jalur prestasi. (foto/istimewa)

Matriksnews.com - SMAN 1 Plus Matauli Pandan kembali mengukir prestasi. Kali ini, tiga siswanya diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terkemuka, yakni Universitas Indonesia di Jakarta. 


Prestasi ini bukti dari keseriusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berupaya meningkatkan kualitas ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) sejak dini. Salah satu caranya adalah, memberikan kompensasi bagi pemenang pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) untuk langsung diterima di Perguruan Tinggi Negeri tanpa tes.


Tiga siswa SMAN 1 (Plus) Matauli Pandan, yakni Adisti Maharani (XII IPA-6), Aldi Naufal Fitrah (XII IPA-10) dan Windia Urfa Hani (XII IPS-1) berhasil merebut kesempatan dengan jalur prestasi dan langsung diterima di Universitas Indonesia (UI) dengan jurusan Ekonomi dan Ilmu Komputer.


Ketiganya masih duduk di bangku kelas XII dan walau belum mengikuti Ujian Nasional (UN), tapi ketiga siswa tersebut telah mendapatkan undangan masuk perguruan tinggi negeri.


Kepala SMAN 1 Plus Matauli Pandan Murdianto yang ditemui di ruang kerjanya, Sabtu  (2/2/2019) mengatakan, prestasi ini merupakan kado istimewa bagi SMAN 1 Matauli Pandan, sebelum UN 2019 berlangsung.


“Tiga siswa kami sudah diterima tanpa tes di UI dengan jurusan yang bagus melalui jalur prestasi dan jalur penelusuran bibit unggul berprestasi. Prestasi ini diraih oleh siswa yang mendapatkan medali perak dan perunggu pada OSN tingkat nasional bidang ekonomi serta medali perunggu pada bidan komputer pada tahun 2018 lalu,” ujarnya.


Murdianto mengatakan, sebagai sekolah unggulan, SMAN 1 Matauli Pandan terus mempersiapkan sejak dini para siswanya untuk merebut prestasi di segala bidang, termasuk persiapan yang sangat matang dalam OSN.


Sementara, Aldi yang peraih medali perunggu bidang komputer saat dijumpai mengatakan, bahwa prestasi bukan sebuah kebetulan, tetapi hasil dari kerja keras yang selama ini, dijalankan secara gigih, sesuai didikan para guru-gurunya.


“Untuk meraih kesuksesaan ini, perlu kerja keras dan kesungguhan. Tidak ada yang instan, semua harus melalui proses dan, prestasi ini adalah hasil dari pembelajaran selama ini. Apa yang diperoleh juga tidak terlepas dari ilmu yang diajarkan para guru,” ungkapnya.


Adisti dan Windia sebagi peraih medali perak dan perunggu bidang ekonomi mengatakan, dari awal masuk kelas XI, sudah dipersiapkan oleh sekolah dengan diasuh guru pembimbing, Diyah Kusnaeni SPd MM, ditambah sumber dan referensi lain selain materi sekolah.


Di akhir wawancara, ketiga siswa tersebut menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah, para guru, khususnya guru pembimbing, kedua orangtuanya serta ucapan semangat buat adik-adik di SMAN 1 Plus Matauli Pandan.


Penulis: Yohana

Redaktur: Astrid