Home berita Matauli dan RRI Gelar Dialog Interaktif Pemilu: Memilih itu Juara

Matauli dan RRI Gelar Dialog Interaktif Pemilu: Memilih itu Juara

227
0
SHARE
Matauli dan RRI Gelar Dialog Interaktif Pemilu: Memilih itu Juara

Keterangan Gambar : Foto bersama para narsumber dan peserta dialog interaktif Pemilu di SMA Negeri 1 Matauli Pandan. Foto/ Dokumentasi

Mataulinews.com – SMA Negeri 1 plus Matauli Pandan bersama Radio Republik Indonesia (RRI) menggelar dialog interaktif Pemilu 2019 bertajuk ‘Memilih itu Juara’ di ruang Audio Visual, Kamis (31/1/2019).

Hadir sekitar 150 pelajar dalam dialog ini. Para pelajar berasal dari perwakilan kelas XII di SMA Negeri 1 Matauli yang pada pemilu kali ini menjadi pemilih Pemula.

Dialog ini menghadirkan beberapa nara sumber. Di antaranya, Komisioner KPU Tapanuli Tengah, Bidang Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat dan SDM Feri Yosha Nasution, Komisioner  Bawaslu Tapanuli Tengah Safran Matondang, Kepala SMA Negeri 1 Matauli Pandan Murdianto dan Kepala RRI Sibolga Edy Purwadi Silitonga.

Kepala RRI Sibolga Purwadi menuturkan, sekolah merupakan tempat paling strategis untuk mensosialisasikan pelaksanaan Pemilu. Sekolah menurut dia, menjadi basis pemilih pemula yang berada di kisaran umur 17 tahun dan sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk.

“Ya, kami sengaja menyasar ke sekolah, khususnya SMA Negeri 1 Matauli, yang terkenal dengan siswanya yang unggul dan kritis, agar dalam pemilu 2019 mendatang berpartisipasi serta menggunakan haknya,“ kata Purwadi.

Kepala SMA Negeri 1 Matauli Pandan mengapresiasi dialog interaktif pemilu tersebut. menurut dia dialog ini menjadi media bagi para pelajar untuk belajar pendidikan politik secara dini. Dia berharap, para siswa dalam menggunakan hak pilihnya menjadi pemilih yang cerdas.

“Dialog interaktif Memilih itu Juara merupakan bentuk pembelajaran pendidikan politik sejak dini bagi para siswa. Kami berharap agar momentum pemilu menjadi sarana edukasi bagi para siswa agar menjadi pemilih yang cerdas, sehingga terselenggara Pemilu berkualitas dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas,” kata Murdianto.

Laporan                : Yohana
Redaktur              : Damai